Kamis, 17 Oktober 2013

Perempuan dan Kodratnya

Alhamdulillah...

Gelar Strata 1 sudah diraih, senang dapat 2 gelar D3 dan kemudian S1, bisa buat orang tua bangga rasanya senang sekali.

Berhenti?? tidaklah...mimpi saya masih ada, S2..sstt...siapa bilang wanita hanya turun didapur seumur hidupnya?? tadinya ga pernah nyangka kalau aku akan sampai lulus di S1, tapi kebulatan tekad kedua orang tua dan doa yang tak pernah putus akhirnya gelar itu bersanding dibelakang namaku ^_^

Buatku perempuan yang anggun adalah perempuan yang dapat turun dan bersahabat dengan dapur, karena itu sudah kodratnya dari jaman dahulu kala. Tapi, tidak pernah salah juga kan kalau perempuan berpendidikan tinggi, begini, aku pernah baca quote-nya Dian Sastrowardoyo, dia bilang "Entah akan menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi, karena wanita yang cerdas akan melahirkan anak - anak yang cerdas pula" Nah kan...gimana ga termotivasi banget tuh.

Bukan karir yang kukejar mati-matian, tapi aku ingin menjadi teman terbaik untuk anak - anak yang akan kulahirkan kelak, maka dari itu aku harus cerdas dari sekarang, mengikuti perkebangan jaman paling tidak :)

Selalu merasa kurang akan ilmu, aku selau haus dengan ilmu - ilmu baru yang bertebaran di sekelilingku, membuatku selalu ingin kembali ke bangku kuliah, menimba ilmu dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari.

Pekerja Keras

Bismillah....

Ini adalah blog pertama saya, akhirnya...setelah buat di tumblr, blog saya aktive juga disini..hehee..
Ini tentang kesukaan dan keseharian, saya bisa dibilang perempuan tangguh, kenapa?? karena saya selalu bisa bangkit dari keterpurukan, misalnya saat saya mengundurkan diri dari tempat saya bekerja selama hampir 4 tahun kemudian demi memasuki dunia baru yang belum saya ketahui pasti nasib saya, hanya karena tergiur dari tawaran dari perusahaan perbankan ternama di Indonesia. Hemm...siapa yang tidak ingin berkarir disana, apalagi menjadi orang yang paling dekat dengan pimpinan, hal itu hanya bertahan 1 bulan ternyata, karena 1 dan lain hal :(.

Dari situlah petualangan kehidupan sebenarnya terjadi, saya pontang-panting mencari pekerjaan yang bisa membuat saya menjadi seseorang yang layak dan patut dihargai, interview dan berbagai test dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain saya lalui, keuangan saya pun mulai menipis, selain harus membiayai kebutuhan pribadi (seperti woman stuff) saya tidak mungkin meminta ke orang tua, untungnya makan saya masih ditanggung, sisa gaji saya gunakan untuk ongkos kesana kemari, mencari kepastian.

Masih dari bendera perusahaan yang sama, saya bekerja kembali di perusahaan rekanan yang berbeda, Allah itu baik, sangat baik, karena Dia tahu saya hanya meminta dan mengadu kepadanya saat itu, akhirnya setelah melewati test dan interview saya bekerja di perusahaan yang dapat menerima saya dengan kelayakan dan dihargai.

Apa hubungannyaa dengan Mawar Putih?? Yaa..saat saya sedang termenung, saya tidak pernah lepas android dari tangan saya, dan apa yang paling sering saya browsing? Hanya Mawar Putih, gambar-gambar Mawar Putihlah yang membuat wajah saya menjadi sujud kembali mencium bumi, warnanya yang putih melambangkan kesucian, kelembutan, dan tangkainya yang berduri melambangkan bagaimana ia kokoh menjaga dirinya.