Senin, 17 Agustus 2015

My WeddPrep Part 1

Assalamu'alaikum...

Berbagi pengalaman kali ini adalah tentang persiapan pernikahan yang akan dilaksanakan nanti...hehehe...awalnya biasa-biasa aja rasanya, tapi sekarang udah siuman, kalo ternyata tinggal 2 bulan penuh untuk persiapan, karena rencananya di awal bulan akhir tahun, itu artinyaaaaa...satu bulan sebelum bulan di hari-H sudah harus selesai itu semua..aahhh.,...somebody help meee!! Tapi harus tetap tenang, ga boleh gagabah supaya hasilnya maksimal, supaya hasilnya menjadi yang terbaik untuk semua. Okeh, the story has begun...


Tentukan dan pastikan calon pasanganmu untuk di pelaminan nanti..hohoo..

Yaaiyaa...ini penting banget, caranya??
1. Banyak-banyak do'a, banyak sedekah (ga usah ngomong-ngomong tapii)
2. Banyak-banyak koreksi diri dan perbaiki diri (dari diri sendiri dulu aja, ga usah ngoyo mau pasangan yang begini begitu, karena pasanganmu adalah cerminan dirimu sendiri, inget tuh, trust me and it's real!!!)
3. Selalu berprasangka baik pada Allah SWT, termasuk pada apapun yang sedang terjadi pada dirimu ataupun lingkungan sekitarmu a.k.a positive thinking
4. Paling penting nih, berserah diri pada Allah SWT atas apa yang akan terjadi, karena daun jatuhpun sudah di atur oleh-Nya, apalagi jodoh kita :D.

Udah nemu pasangan yang tepat? yang kayak apasih? ini loh yang tepat itu yang bisa membuat diri kamu makin dekat ke jalan-Nya, yang makin banyak ingetin kamu kalau dunia ini sementara dan kamu akan punya kehidupan lain setelah di dunia ini yaitu akhirat yang kekal. Si dia yang juga tidak hanya punya rencana di dunia, tapi di akhirat kelak, contohnya percakapan kayak gini nih :
Saya : "Iya...tar kerjaan aku jadi double urusin kamu trus jadi triple pas urus anak juga"
Dia : "Iya...tar kamu dapet surga"
Saya : (kasih senyum aja sambil mewek)
Hehehe...gombal ga sih kayak gitu? ga lah ya...kan ingetin kita sama Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :)

Setelah dirasa memang si dia lah yang akan duduk di singgasana hatimu selamanya (dunia akhirat), rencanakan kapan waktu untuk kalian duduk di pelaminan, kemudian rencanakan juga biaya-biaya yang kemungkinan untuk dikeluarkan, rencanakan dengan matang paling tidak satu tahun sebelumnya, karena pernikahan bukan hanya milik berdua tapi milik 2 keluarga besar, ingat itu kita masih menganut budaya timur yang masih sangat menjunjung tinggi rasa hormat pada orang tua.
Saya pribadi dan si dia, membuka rekening di salah satu bank dan itu atas nama saya, ya sesuai kesepakatan saja ya, dan tetapkan besaran uang yang harus di setor tiap bulannya. Selain gaji bulanan bisa juga tambahkan dari bonus masing-masing, hal ini untuk menjaga kalau nanti ada kebutuhan diluar perkiraan.

Lamaran atau Tunangan.
Keduanya sama saja namanya, pada saat itu sudah ditetapkan tanggal, bulan dan tahunnya. kami Tunangan 6 bulan sebelumnya, tepat di pertengahan tahun. Dari pihak lelaki membawa banyak hantaran berupa makanan dan buah-buahan, juga keluarga inti, keluarga besar lainnya dan orang yang berkepentingan dilingkungan rumahnya (seperti imam masjid, Pak RT Pak RW, eh ada Pak RT RW ga ya lupa deng..hehe), juga cincin tunangan yang disematkan di jari saya, yang memasangkan cincin adalah ibunya.


Dari pihak keluarga saya (perempuan) ada keluarga inti saya, keluarga besar dari Mama (pada dateng telat setelah cincin dipasangkan ke saya...hmmm), Pak RT, Pak RW dan orang yang di tua kan di lingkungan rumah saya.
Acara berlangsung semi formal, saling mengenalkan keluarga masing-masing, kemudian makan siang.

Setelah acara pertunangan, kebetulan minggu depannya memasuki bulan Ramadhan, alhamdulillah....lebaran pun saya, mama, papa dan adik-adik pulang kampung, sambil memberitahukan ke keluarga di kampung bahwa saya akan mengadakan acara pernikahan.

Survey Pengurus Pernikahan
Disini mama udah percaya sama 1 orang perias, beliau juga WO, jadi kami akan pakai semua dari beliau. Mulai dari perias, dekorasi sampai cathering. Saya dan mama datangi kerumahnya yang kebetulan masih satu lingkungan dengan kami, kita ngobrol-ngobrol untuk acara ingin seperti apa, tema, dan yang penting adalah list harga-harganya. Setelah bayar untuk booking tanggal si Ibu supaya beliau mempersiapkan untuk saya. Oh ya, saya dua kali wisuda di rias oleh Ibu ini loh, kita manggilnya Bu Tommy (nama anaknya Tommy...hehehe)

Seserahan.
Seserahan dari pihak calon suami untuk calon istrinya kelak, diartikan sebagai bahwa si lelaki yang akan menjadi suaminya kelak mampu memenuhi kebutuhan istrinya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Seserahan berupa :
1. Bed Cover
2. Kerudung
3. Baju
4. Sepatu
5. Tas
6. Pakaian Dalam
7. Perlengkapan Mandi (handuk, sabun, dll)
8. Satu set make up
Seserahan ini kita cicil tiap bulan biar ga berat nantinya, biar nanti di akhir-akhir fokus ke acara dan undangan.
Fotonya nanti saja kalau sudah jadi..hehee..

Souvenir dan Kotak Seserahan
Cek ricek souvenir dulu yaa, baca-baca di blog-blog calon-calon manten..hehe..kebanyakan rekomendasi ke Alfiandra Souvenir yang alamatnya disini :

Jl. Cipinang Pulo Rt15/11 No. 11, Cipinang Besar, Jakarta Timur13410

Belum difoto ya, nanti menyusul kalau kami sudah fix untuk kembali kesana lagi.

Rasanya mau beli semuaaaa...lucuu-lucuuu...saya kesana sama si yoyong, kalau dari stasiun Jatinegara naik aja angkutan umum M27 turun di Halte Imigrasi terus naik ke jembatan penyebrangan, nah kan ada pangkalan ojek tuh, masuk aja terus kedalem, ada jalan belokan, nemu pertigaan kan, lurus aja lokasinya udah ga jauh kok, samping SD. Atau biar pas tanya-tanya orang juga bisaaa...kayak kita pertama kali kesana...hehe


Yang diatas ini adalah tatakan gelas, harganya Rp 1.000,-/pcs


Taplak meja, harganya lupa..


Sapu tangan Rp 1.200/pcs sudah dengan bungkus mika


Sisir dan cermin menyatu, lupa juga harganyaa...kayaknya sekitar Rp 3.000,-/pcs


Taplak meja juga, yang ini harganya lebih mahal dari yang diatas, pas tanya ke mas nya, barangnya lagi ga stock, jadi ga dikasih tau harganya


Gantungan dompet koin


Tasbih putih gading Rp 1.200,-/pcs udah bungkus mika


Tempat lipstick


Sapu tangan batik Rp 1.000,-/pcs bungkus plastik bukan mika


Pembuka tutup botol magnet wedding karakter


Centong kayu Rp 2.250,-/pcs, udah bungkus kain tile dan cetak nama, tgl wedding juga


Dompet koin resleting silver, ada gold juga


Bros kerang, untuk bros macam-macam harganya ada yang Rp 1.000,-/pcs ada juga yang Rp 700,-/pcs udah bungkus mika juga yaa


Untuk tasbih, kita bisa juga milih warna yang di mix/campur, untuk bungkus mika seperti ini harganya lebih mahal daripada yang bungkus plastik biasa yang harganya Rp 1.000,-/pcs

Disini banyak kok yang murah-murah dan yang eksklusif juga banyaaakk. Tapi saya sudah putuskan untuk beli yang murah dan berguna untuk dipakai orang-orang. Foto-foto diatas itu untuk harga yang kisaran Rp 1.000 s/d Rp 2.250 /pcs nya, kecuali taplak meja ya lebih dari Rp 3.000,-/pcs. 
Untuk yang suka gelas-gelas banyak juga kok disini dan pastinya harganya lebih murah.

Kotak seserahan disini juga banyak macamnya dan yang jelas murah. Saya sih naksirnya yang dari anyaman bambu, kayaknya kuat aja gitu, kali aja kan bisa dipake lagi nanti buat adek-adek...hohoo..turunan yaaa.


Kotak seserahan anyaman Rp 100.000,-/4pcs


Kotak seserahan kain Rp 75.000,-/4pcs

Untuk kotak seserahan bed cover Rp 100.000,-/pcs nya, karena besaaaarr sekali. Masih banyak lagi ini kotaknya ada di tangga depan, ada di belakang juga, cuma yaa..nanti yaa kita kesana lagi.

Barang-barang disini banyak kok yang ready stock, kalau kita pesen juga bisa yang sesuai keinginan, misalnya kalau mau di design ukiran nama dan tanggal pernikahan.
Harga-harga disana masih bisa ditawar kok, disarankan ke pelayan yang cowok deh, kayaknya lebih lunak (kayak tulang presto), maksudnya, lebih enak untuk diajak tawar menawar, atau kalau bisa langsung ke Pak Hajinya deh, belom coba sih tar deh kalo kesana lagi pas udah fix jumlah undangannya..hohohoo...


Kartu Undangan
Banyak browsing, baca blog capeng itu kuncinyaa...setelah beberapa rekomendasi juga dari seorang teman yang belum lama menikah di bulan Syawal, di Pasar Tebet lah tempatnya. Belum kesana sih sekarang, nanti yaa, kalau si yoyong udah selesai urus surat-suratnya dan udah ada list nama-nama undangannya, kita cauw ke sana.

Lagu-lagu
Nah ini niihhh...secara saya ga begitu suka untuk ada musik dangdut, kayaknya hingar bingar aja gitu, kebetulan Insya Allah acara kita di Masjid, jadinya mau lagu-lagu yang soft aja, ga pake live music yaa, pake CD atau Flash Disk..hohoo...so, saya udah jauh-jauh hari pilih lagu-lagu yang akan diputar nanti, selain musik-musik islami dan adat sunda nantinya.

Sepertinya itu dulu yaa, berarti PRnya masih banyak, kayak seserahan yang masih kurang 1 1/2 item, hohohoo, trus surat-surat nikah, list undangan,WO, trus mau pake henna juga nantinya, see u on part 2.

Wassalammu'alaikum....

Selasa, 04 Agustus 2015

Two Things Happened at The Same Time

Bismillahirrahmaanirrahiim....

Kali ini saya mau share pengalaman tentang karir saya, no picture yaa..sorry, hehee
Pertama kali saya melakukan pekerjaan dan dibayar adalah ketika saya masih di awal semester kuliah D3 Sekretaris di tahun 2005. Waktu itu tetangga saya yang ketua RT minta tolong diketikin naskah, saya lupa naskah apa, cuma selembar sih, tapi ternyata saya dibayar Rp 20.000,- lumayan banget buat saya waktu itu.

Tempat Kursus Bahasa Jepang
Saya tertarik dengan yang berbau Jepang semenjak SMA, saya belajar Bahasa Jepang. Tidak disangka, Om saya menawarkan saya untuk bekerja di perusahaan temannya di daerah Cipete, Jakarta Selatan, dan...lagi-lagi saya lupa persisnya tahun berapa..hehee...kalau tidak salah sekitar tahun 2006 akhir, saya sambil kuliah saat itu, beruntungnya kampus saya ada kuliah malam untuk mahasiswa yang bekerja di pagi dan siangnya. Kampus terletak di kawasan Jakarta Timur sedangkan lokasi kerja saya di Jakarta Selatan, jauh sekali rasanya...lelah, tapi saya semangat!! Gaji saya waktu itu? Rp 500.000,- lumayan lagi untuk saya yang belum ada pengalaman sama sekali dalam bekerja. Saya sebagai staff administrasi, tetapi diberi tugas khusus oleh atasan saya yaitu membuat modul belajar Bahasa Indonesia - Jepang sederhana, pengenalan Bahasa Indonesia untuk anak-anak Jepang yang ada di Indonesia. Saya banyak bertemu klien orang-orang Jepang saat itu. Mereka datang ke kantor untuk kursus Bahasa Indonesia. Kala itu hanya berlangsung 3 bulan, karena saya kecelakaan sepeda motor saat buka puasa bersama. Motor itu dikendarai teman saya wanita yang ternyata dia baru bisa mengendarai motor..hheuuhh...sudah takdir, mau dikata apalagi, akhirnya saya berhenti bekerja.

Restoran Pizza
Akhir tahun 2007 sampai dengan awal tahun 2008, saya bekerja kembali, informasi dari seorang teman kampus yang juga bekerja disana. Bulan pertama bekerja, gaji saya minimal Rp 900.000. Senangnya saya disini adalah pertama ini sesuai mimpi saya ketika SMA, mungkin karena suka nonton film-film bule kali yaa..dimana mereka yang masih berstatus pelajar entah SMA atau Kuliah yang mempunyai kerja paruh waktu sebagai pelayan restoran, terinspirasi dari situ, akhirnya mimpi saya terwujud lagi :). Kerja disini enak, makan siang saya dapat dan terlebih lagi bos saya yang begitu baik, dia memaklumi saya sebagai mahasiswi, dia meminta jadwal kuliah saya dan dia berikan saya waktu kosong kuliah saya untuk bekerja...dan satu hal lagi yang asik adalah jika saya bekerja di tanggal merah, maka gaji saya 2x lipat..huhuuuyy!!! Jadi, saya tidak ada waktu libur saat itu, hari biasa kuliah, hari libur saya kerja, bersyukurnya saya saat itu, karena gaji saya pada saaat itulah saya bisa beli barang-barang yang saya inginkan, tas, sepatu, baju dan,,,,bisa belanjain mama juga. Tugas saya adalah pelayan, saya menerima pesanan dari pengunjung resto kemudian membawakan pesanan mereka juga, cuci piring pun saya lakukan sampai bersih-bersih juga, semua karyawan melakukan hal itu, tidak saya saja, anggap saja toko sendiri..hehee...tapi ada saja yang asal ngomongnya, yah mungkin mereka merasa sayang kali ya sama saya, saat ada yang bilang "sekolah tinggi-tinggi tapi nyuci piring juga" hmmhh...cambukan saat itu bahwa saya kelak akan berhasil. Awal tahun 2008 saya ajukan pengunduran diri, karena saya harus fokus membuat tugas akhir. Akhirnya saya fokus untuk membuat tugas akhir, itupun dilakukan teman-teman saya yang satu kelompok dengan saya saat itu, mereka mengundurkan dari dari kantornya. Benar saja, ternyata membuat tugas akhir itu tidak semudah yang dipikirkan, kami (saya dan tujuh orang teman saya yang semuanya perempuan ya, kan jurusan Sekretaris..hehee) setiap hari disibukkan dengan tugas akhir itu, sampai-sampai kita nginap dari rumah teman yang satu kerumah teman yang lainnya lagi, bergadang untuk gantian ngetik, ada yang mikirin rumusnya juga..hmm...perjuangan yang takkan terlupakan :)

Semi Kursus Baca Tulis untuk Anak-anak
Dua hari menjelang hari ulang tahun, 17 April 2008, saya lulus sidang :). Setelah lulus, alhamdulillah, seorang teman SMA memberikan informasi bahwa ada lowongan di tempatnya bekerja sebagai guru, yeay!!mimpiku lagi, akhirnya aku menjalani test dan wawancara, setelah lolos saya resmi menjadi seorang tenaga pengajar atau guru di tempat semi kursus itu. Cabang yang begitu banyak, sehingga para guru pun di rolling dari satu tempat ke tempat lain, dengan alasan supaya murid tidak bosan dengan gurunya. Saya jalani dengan senang hati karena ini cita-cita saya menjadi guru, tidak kesampaian karena saya tidak kuliah di Kampus yang memang menetaskan guru-guru di daerah Jakarta. Dengan saya menjadi guru di tempat semi private ini lah saya tunaikan cita-cita saya. Mengenal banyak karakter anak-anak, dari anak yang normal sampai anak yang mengalami kelainan. Disitu saya banyak belajar, salah satunya ketika saya mengajar anak autis, beruntungnya saya menangani anak autis yang tidak hyperactive seperti  yang ditangani seorang senior saya. Butuh perjuangan untuk membuat si anak fokus dengan apa yang harus dia pelajari, butuh kesabaran yang ekstra untuk membuat si anak tetap merasa nyaman dengan orang yang sedang mengajarnya. Kesuksesan luar biasa saat itu adalah ketika melihat dia membaca huruf yang diajarkan, bahagia yang lain selain diberikan uang untuk belanja tas dan sepatu. Saya juga melihat bagaimana senior saya menangani seorang anak autis yang hyperactive, mungkin ada sebutannya saya lupa, tetapi si anak jika sudah tantrum (seperti mengamuk) dapat membahayakan yang lainnya, sampai kami membuat ruangan khusus untuk dia jika dia tantrum. Senior saya harus memeluknya untuk menenangkan si anak, sampai saya pernah lihat senior saya itu menangis, entahlah, mungkin karena lelah atau mungkin sedih dengan keadaan anak yang seperti itu, tidak bisa kami bayangkan betapa sabar ibunya menghadapi itu semua, ya...kami banyak belajar arti bersyukur disini. Lambat laun si anak menjadi pintar, mengenal huruf, membaca dan menulis :) alhamdulillah....semua karyawan disini perempuan, yang laki-laki hanya OB dan bos saya. Kami sederhana dan paling syukur nikmat disini. Setiap sabtu kita semua berkumpul di kantor pusat dikawasan Tebet untuk sharing dan yang paling seru adalah dihadirkan pianis, kita bernyanyi diiringi piano. Tujuan menyanyi seperti itu adalah untuk melatih vokal kami semua untuk lebih jelas saat mengajar murid-murid kami. Selain itu pernah juga diadakan acara masak-masak, yang paling saya suka saat bos saya membuat salad tuna, dan itu enak!!! Juni 2009 saya mengundurkan diri.

Perusahaan Pembiayaan Kendaraan
Pertengahan Juni 2009, tidak lebih dari seminggu dari pengunduran diri saya, saya sudah bekerja di perusahaan ini, sebelumnya jelas saya test dan wawancara terlebih dahulu, saya berkompetisi dengan seorang teman kuliah saya (D3), tetapi perusahaan memilih saya untuk bekerja. Mimpi saya terwujud kembali. Saya ingin mengaplikasikan apa yang saya pelajari saat kuliah D3 saya dan disinilah saya merasakan kerja yang betul betul kerja (banyak tekanan). Jarak kantor yang saya tempuh setiap harinya tidaklah mudah, melewati area macet, kalau pulang selalu malam, berangkat habis solat subuh. Rutinitas yang saya nikmati. Pendapatan yang meningkat tentunya hehee...disini saya banyak belajar, bagaimana menghadapi realita kehidupan. Saya pun melanjutkan S1 Manajemen di kampus swasta di Jakarta (lagi) tahun 2010 akhir. Selang 2 tahun tidak lama setelah pengangkatan karyawan tetap untuk saya, kepala cabang saya memindahkan saya ke kantor pusat. Saat itu saya pikir sangat kebetulan, karena Sabtu saya harus kuliah, sedangkan dikantor cabang saat itu setiap Sabtu saya harus masuk setengah hari. Oh iya, waktu dikantor cabang, saya kuliah di hari Sabtu dan Minggu. Saya bela-belain banget untuk mengejar mata kuliah lain di hari Minggu, untuk hari Minggu saya hampiri dosen saya yang mengajar juga dikampus lain didaerah Cileungsi, lumayan kalau inget-inget perjuangan dulu...lelaaahhh....tapi saya senang, demi impian-impian saya berikutnya :).
Akhirnya saya terima untuk dipindahkan ke kantor pusat, dengan begitu saya tidak perlu lagi kuliah dihari Minggu dan tidak perlu lagi bolos-bolos kerja saat Sabtu kuliah materi yang sangat penting...heheee...

Tibalah saat saya menjalani hari-hari kerja di tempat baru, kantor baru, suasana baru tapiii..masih dalam satu perusahaan yang sama..hehee..
Waktu terus bergulir...kerja...kuliah...kerja...kuliah...sampaiii di penghujung waktu, saya temui kendala yang buat saya tidak bisa lagi saya tampung seorang diri saat itu, tekanan waktu kerja, materi kuliah semester akhir (persiapan menuju skripsi), saya berpikir bahwa pikiran saya harus fokus, saya harus tenaaaaang dan tidak bisa terus merasa terbebani, sampai setelah semedi sekian lamaaa (hmmm) saya ambil mana yang lebih menjadi prioritas, yup, KULIAH saya!!! pendidikan tetap nomor 1!!! saya resign. And the real story begin, welcome to the real world to ME !!! hahahaa...kenapa saya berkata itu pada diri saya sendiri??ini karena...saya harus kehilangan yang telah saya pupuk bertahun-tahun di tempat saya bekerja dulu, saya mengundurkan diri tanpa memenuhi syarat perusahaan, alhasil, no pesangon!!hixx..hixx...sediiiihnyaaa :'( tapi ya sudahlah, saya masih punya sedikit tabungan untuk pegangan saya (kayak di metromini pegangan :P)

Demi seonggok uang untuk ongkos kuliah (hohohoo) saya rela menjadi tenaga kerja outsourcing, agak miris ya saat itu saat saya tanya-tanya bahwa fasilitas kesehatan kala itu hanya jamsostek dan kalau saya hamil itupun tak ada cuti alias harus mengundurkan diri (saya harus mempersiapkan sedini mungkin untuk masalah kesehatan apalagi saya perempuan yang pasti akan punya anak nantinya :) ), karena perusahaan tidak mau menanggung...akhirnya 3 bulan saja saya di tempat itu, ohya masih dalam tahap-tahap akhir skripsi. dipenghujung masa kerja saya disana saya sidang skripsi...horeeee!!!

Perusahaan Pendingin Ruangan
Selesai sidang, selesai pula masa kerja saya disana dan saya pun memulai karir kembali ke tempat yang baru, yup!! seperti yang saya impikan juga, no lembur, karenaaa...saya sudah mempersiapkan diri untuk menjadi calon istri dan calon ibu kelak supaya punya banyak waktu dirumah, hohohohoo *kedipkedip, dan disini pulalah saya akhirnya di wisuda S1, yeaayy....Alhamdulillah :D

Sampai saat ini, iyaa..sampai detik ini saya tulis blog ini saya masih kok diperusahaan ini, hehee....
Sekian cerita perjalanan karir saya, yaa...kalau ga ada yang baca paling ga saya yang baca sendiri buat self reminder ajaa...susah looohh cari kerja, susah looohh berkarir, begicuuu...so, I try to be grateful for the abundance of the blessings that I have, for the journey that I'm on and to relish each day as a gift kata Pak Jim McGreevey, tapi yang jadi pedoman selama ini adalah kata-kata ini remember Me, I will remember you, The Qur'an 02:152.

Wassalammu'alaikum :)

Senin, 19 Januari 2015

Teman, Rekan, Sahabat, Pacar dan Teman Hidup

Bismillah....

Ready for writing again yaa...hihiii...vakum berapa lama yaa..hmmm...mau tulis-tulis tentang short trip saya yang sudah lewat beberapa kali, tapi rasanya masih ada yang kurang untuk melengkapi tulisan-tulisan dengan tema short trip. Baiklaaahhh....sekarang tentang kehidupan sehari-hari saja.

Habluminallah dan habluminannas.

Habluminallah adalah hubungan baik dengan Allah SWT sedangkan habluminannas adalah hubungan yang baik kepada sesama manusia.

Dua kata itu hanya sekedar inti atau yaa mungkin kalau saya ibaratkan dari sebuah karangan adalah kerangka karangan, yang masih menjadi bayangan saya..maksudnya...bukan bayangan gimana yaa...cuma saya sedang berusaha keras memahami arti kedua kata tersebut. Bisa jadi seseorang menjalankan habluminallah-nya dengan baik akan tetapi habluminannas-nya separo-separo atau malah kurang baik (seperti saya kayaknya -__- ), tapii...baiklah...saya sedang berusaha menjalani keduanya dengan seimbang, nobody's perfect, manusia tempatnya salah...hehee..ngeles...tapi usaha tanpa putus Inshaa Allah :)

Teman...teman adalah banyak orang yang selalu ada disetiap kegiatan rutin yang ada diluar rumah, misalnya teman sekolah, teman ngaji, teman les, teman sekelas, teman main, yaahh...semacam itu deh...teman tempat tertawa, ada teman yang menjadi saingan (dalam hal positive, misalnya saingan peringkat kelas, saingan juara lomba, de..el..el :D ). Kebanyakan dengan teman adalah saat-saat senang, atau bisa jadi ada disaat teman ada diawal saat melihat kita sedih tetapi setelah itu berlalu...karena hanya saat itu saja. Tetapi berawal dari pertemanan inilah bisa terbentuk yang namanya sahabat. Seseorang yang tidak hanya hadir kala susah tetapi juga bisa merangkulmu saat kamu bilang "air mata gue cetek banget deh...hiixx..hiixx" (alias nangis butuh temen)

Rekan adalah sebutan yang lebih formal, biasa ditemui saat kita memasuki dunia orang dewasa, such as rekan kantor atau rekan bisnis atau urusan resmi lainnya. That's all, only for business or your partner at office. Mereka bisa juga bisa disebut teman, misalnya dalam lingkungan kerja yang terdapat sebuah tim, banyak waktu yang kita habiskan di kantor, mau ga mau wajah-wajah mereka juga toh yang kita temui, kadang cerita-cerita apapun bisa mengalir juga ke rekan kerja, demi membentuk suatu ikatan tim kerja yang solid..yayayaya...semacam itulah. Malah disini bisa juga seorang rekan menjadi teman yang sangat dekat dan bisa terbentuk menjadi sebuah persahabatan yang sangat erat.

Sahabat....
Sedikit, beberapa atau bahkan satu diantara seribu teman yang ada disekelilingmu....
Ini nih...saya mau bilang "air mata gue lagi cetek nih" (celingak celinguk nyari nyari apa? siapa? dimana? yang mana?) *sigh ...ya sudah atuh ah... saya mau share aja bukan mau cari kain pel air mata..haarrggghh...ngook ngookk siihhhh... okeh, sahabat bukan saudara kandung, bukan sepupu yang satu nenek kakek, bukan saudara satu uyut, bukan juga sister in law alias saudara ipar, tapi dia adalah saudara tidak sedarah, ya iyalah...haduh!! atau saya bilang mah ya...seseorang yang diberikan Allah SWT untuk kita, maksudnyaaaa....sahabat adalah orang yang bisa berbagi suka duka, orang yang memberikan pujian (eh sedikit deng) dan paling banyak kritik kita karena memang kejujurannya demi kebaikan kita, dan yang paling penting, dia adalah orang yang mengelukan kita didepan orang lain, yang bisa memberikan gambaran positive tentang kita sesungguhnya ke orang lain yang mungkin belum mengenal siapa kita. Sahabat tetaplah seorang manusia biasa, seperti tadi diawal (saya mengingatkan diri sendiri) manusia adalah tempatnya salah, tapi sebagai manusia yang pasti kembali pada-Nya teruslah berusaha memperkecil kesalahan-kesalahan itu. Jadilah seorang sahabat yang baik sehingga seseorang dapat menyebutmu adalah "Dia Sahabat Gue" atau "Sahabat Gue?yang mana?cuma satu kok, nih orangnya" (sambil nunjukin foto-fotonya di socmed-nya :D). Jangan menuntut seseorang menjadi seorang sahabat, jangan berharap bahwa si itu si ini sahabat, coba aja dari diri sendiri melakukan apapun dengan ikhlas ke siapapun :)

Pacar...pacar...pacar....cuma tempat seneng diawal aja siiihhh..ujung-ujungnya mah tetep yaahh harus penyesuaian, kebanyakan sih gitu yaa...xixixixii...tapiii..ada juga kok yang berasal muasal dari pertemanan kemudian jadi orang yang selalu ada saat suka duka sampe udah tau busuk-busuknya (tutup mulut) dia tetap menemani...yaahh...dari temen jadi demen atau dari sahabat jadi pacar.

Orait'z...(alias all right *sigh) this is it...Teman Hidup. Coba deh seluruh umat manusia didunia ini pasti butuh banget sama yang namanya teman hidup, bohong banget kalau dia bilang "gue bisa kok sendiri" atau "tanpa mereka, gue bisa sendiri", helloooww...hell to the ow...heuuhh...coba yaah habluminannas nya...ga mungkin lah dia bisa beli sayur tanpa lewat tukang sayur, beli panci tanpa tukang kredit panci...#eehhh...yaahh such as like that deh yaa, inget-inget mata kuliah ekonomi malah di mata pelajaran IPS SD juga ada ya...manusia adalah makhluk sosial, jadi mustahil deh bisa hidup sendiri, kecuali memang dia manusia ajaib bisa apa-apa sendiri dan memang angkuh mungkin tidak mau bersosialisasi. Teman hidup adalah pasangan. Setiap manusia diciptakan berpasangan. Teman hidup bisa dari teman yang tadi jadi pacar trus pacarnya ngelamar ehh jadi deh teman hidup kamu...horeee....congrat'z....congrat'z!!! yah...teman hidup adalah teman dimanapun, kemanapun, sahabat suka duka, pacar yang selalu bisa dijadikan tempat bermanja-manja, dan yang paling penting seseorang yang mampu menuntunmu ke jalan Allah SWT, yang selalu menyertakan Allah SWT di setiap langkahmu. Amiin...yaa Allah amiin...

Penutup...alhamdulillah...this is Surah An-Nas, muslim/muslimah should be read this everyday :)

*Surah An-Nas (bahasa Arab:النَّاسِ, "Manusia") adalah surah terakhir (ke-114) dalam al-Qur'an. Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah adalah menganjurkan manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan baik yang berasal dari golongan manusia maupun jin.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Bismilahirahmanirahim
1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Qul Audu bi rabin nas
2. مَلِكِ النَّاسِ
Malikin nas
3. إِلَهِ النَّاسِ
Ilahin nas
4. مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
min syarrin was wasil kha nas
5. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
alazi yuwaswisu fi sudurin nas
6. مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
minal jinati wan nas
Artinya:
  1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
  2. Raja manusia.
  3. Sembahan manusia.
  4. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
  6. Dari (golongan) jin dan manusia.

*(sumber bacaan surah An-Nas: Wikipedia)

Sekian...wassalam :)