Bismillah....
Ready for writing again yaa...hihiii...vakum berapa lama yaa..hmmm...mau tulis-tulis tentang short trip saya yang sudah lewat beberapa kali, tapi rasanya masih ada yang kurang untuk melengkapi tulisan-tulisan dengan tema short trip. Baiklaaahhh....sekarang tentang kehidupan sehari-hari saja.
Habluminallah dan habluminannas.
Habluminallah adalah hubungan baik dengan Allah SWT sedangkan habluminannas adalah hubungan yang baik kepada sesama manusia.
Dua kata itu hanya sekedar inti atau yaa mungkin kalau saya ibaratkan dari sebuah karangan adalah kerangka karangan, yang masih menjadi bayangan saya..maksudnya...bukan bayangan gimana yaa...cuma saya sedang berusaha keras memahami arti kedua kata tersebut. Bisa jadi seseorang menjalankan habluminallah-nya dengan baik akan tetapi habluminannas-nya separo-separo atau malah kurang baik (seperti saya kayaknya -__- ), tapii...baiklah...saya sedang berusaha menjalani keduanya dengan seimbang, nobody's perfect, manusia tempatnya salah...hehee..ngeles...tapi usaha tanpa putus Inshaa Allah :)
Teman...teman adalah banyak orang yang selalu ada disetiap kegiatan rutin yang ada diluar rumah, misalnya teman sekolah, teman ngaji, teman les, teman sekelas, teman main, yaahh...semacam itu deh...teman tempat tertawa, ada teman yang menjadi saingan (dalam hal positive, misalnya saingan peringkat kelas, saingan juara lomba, de..el..el :D ). Kebanyakan dengan teman adalah saat-saat senang, atau bisa jadi ada disaat teman ada diawal saat melihat kita sedih tetapi setelah itu berlalu...karena hanya saat itu saja. Tetapi berawal dari pertemanan inilah bisa terbentuk yang namanya sahabat. Seseorang yang tidak hanya hadir kala susah tetapi juga bisa merangkulmu saat kamu bilang "air mata gue cetek banget deh...hiixx..hiixx" (alias nangis butuh temen)
Rekan adalah sebutan yang lebih formal, biasa ditemui saat kita memasuki dunia orang dewasa, such as rekan kantor atau rekan bisnis atau urusan resmi lainnya. That's all, only for business or your partner at office. Mereka bisa juga bisa disebut teman, misalnya dalam lingkungan kerja yang terdapat sebuah tim, banyak waktu yang kita habiskan di kantor, mau ga mau wajah-wajah mereka juga toh yang kita temui, kadang cerita-cerita apapun bisa mengalir juga ke rekan kerja, demi membentuk suatu ikatan tim kerja yang solid..yayayaya...semacam itulah. Malah disini bisa juga seorang rekan menjadi teman yang sangat dekat dan bisa terbentuk menjadi sebuah persahabatan yang sangat erat.
Sahabat....
Sedikit, beberapa atau bahkan satu diantara seribu teman yang ada disekelilingmu....
Ini nih...saya mau bilang "air mata gue lagi cetek nih" (celingak celinguk nyari nyari apa? siapa? dimana? yang mana?) *sigh ...ya sudah atuh ah... saya mau share aja bukan mau cari kain pel air mata..haarrggghh...ngook ngookk siihhhh... okeh, sahabat bukan saudara kandung, bukan sepupu yang satu nenek kakek, bukan saudara satu uyut, bukan juga sister in law alias saudara ipar, tapi dia adalah saudara tidak sedarah, ya iyalah...haduh!! atau saya bilang mah ya...seseorang yang diberikan Allah SWT untuk kita, maksudnyaaaa....sahabat adalah orang yang bisa berbagi suka duka, orang yang memberikan pujian (eh sedikit deng) dan paling banyak kritik kita karena memang kejujurannya demi kebaikan kita, dan yang paling penting, dia adalah orang yang mengelukan kita didepan orang lain, yang bisa memberikan gambaran positive tentang kita sesungguhnya ke orang lain yang mungkin belum mengenal siapa kita. Sahabat tetaplah seorang manusia biasa, seperti tadi diawal (saya mengingatkan diri sendiri) manusia adalah tempatnya salah, tapi sebagai manusia yang pasti kembali pada-Nya teruslah berusaha memperkecil kesalahan-kesalahan itu. Jadilah seorang sahabat yang baik sehingga seseorang dapat menyebutmu adalah "Dia Sahabat Gue" atau "Sahabat Gue?yang mana?cuma satu kok, nih orangnya" (sambil nunjukin foto-fotonya di socmed-nya :D). Jangan menuntut seseorang menjadi seorang sahabat, jangan berharap bahwa si itu si ini sahabat, coba aja dari diri sendiri melakukan apapun dengan ikhlas ke siapapun :)
Pacar...pacar...pacar....cuma tempat seneng diawal aja siiihhh..ujung-ujungnya mah tetep yaahh harus penyesuaian, kebanyakan sih gitu yaa...xixixixii...tapiii..ada juga kok yang berasal muasal dari pertemanan kemudian jadi orang yang selalu ada saat suka duka sampe udah tau busuk-busuknya (tutup mulut) dia tetap menemani...yaahh...dari temen jadi demen atau dari sahabat jadi pacar.
Orait'z...(alias all right *sigh) this is it...Teman Hidup. Coba deh seluruh umat manusia didunia ini pasti butuh banget sama yang namanya teman hidup, bohong banget kalau dia bilang "gue bisa kok sendiri" atau "tanpa mereka, gue bisa sendiri", helloooww...hell to the ow...heuuhh...coba yaah habluminannas nya...ga mungkin lah dia bisa beli sayur tanpa lewat tukang sayur, beli panci tanpa tukang kredit panci...#eehhh...yaahh such as like that deh yaa, inget-inget mata kuliah ekonomi malah di mata pelajaran IPS SD juga ada ya...manusia adalah makhluk sosial, jadi mustahil deh bisa hidup sendiri, kecuali memang dia manusia ajaib bisa apa-apa sendiri dan memang angkuh mungkin tidak mau bersosialisasi. Teman hidup adalah pasangan. Setiap manusia diciptakan berpasangan. Teman hidup bisa dari teman yang tadi jadi pacar trus pacarnya ngelamar ehh jadi deh teman hidup kamu...horeee....congrat'z....congrat'z!!! yah...teman hidup adalah teman dimanapun, kemanapun, sahabat suka duka, pacar yang selalu bisa dijadikan tempat bermanja-manja, dan yang paling penting seseorang yang mampu menuntunmu ke jalan Allah SWT, yang selalu menyertakan Allah SWT di setiap langkahmu. Amiin...yaa Allah amiin...
Penutup...alhamdulillah...this is Surah An-Nas, muslim/muslimah should be read this everyday :)
*Surah An-Nas (bahasa Arab:النَّاسِ, "Manusia") adalah surah terakhir (ke-114) dalam al-Qur'an. Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah adalah menganjurkan manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan baik yang berasal dari golongan manusia maupun jin.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Bismilahirahmanirahim
1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Qul Audu bi rabin nas
2. مَلِكِ النَّاسِ
Malikin nas
3. إِلَهِ النَّاسِ
Ilahin nas
4. مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
min syarrin was wasil kha nas
5. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
alazi yuwaswisu fi sudurin nas
6. مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
minal jinati wan nas
Artinya:
- Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
- Raja manusia.
- Sembahan manusia.
- Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,
- yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
- Dari (golongan) jin dan manusia.
*(sumber bacaan surah An-Nas: Wikipedia)
Sekian...wassalam :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar