Assalamu'alaikum...
Berbagi pengalaman kali ini adalah tentang persiapan pernikahan yang akan dilaksanakan nanti...hehehe...awalnya biasa-biasa aja rasanya, tapi sekarang udah siuman, kalo ternyata tinggal 2 bulan penuh untuk persiapan, karena rencananya di awal bulan akhir tahun, itu artinyaaaaa...satu bulan sebelum bulan di hari-H sudah harus selesai itu semua..aahhh.,...somebody help meee!! Tapi harus tetap tenang, ga boleh gagabah supaya hasilnya maksimal, supaya hasilnya menjadi yang terbaik untuk semua. Okeh, the story has begun...
Tentukan dan pastikan calon pasanganmu untuk di pelaminan nanti..hohoo..
Yaaiyaa...ini penting banget, caranya??
1. Banyak-banyak do'a, banyak sedekah (ga usah ngomong-ngomong tapii)
2. Banyak-banyak koreksi diri dan perbaiki diri (dari diri sendiri dulu aja, ga usah ngoyo mau pasangan yang begini begitu, karena pasanganmu adalah cerminan dirimu sendiri, inget tuh, trust me and it's real!!!)
3. Selalu berprasangka baik pada Allah SWT, termasuk pada apapun yang sedang terjadi pada dirimu ataupun lingkungan sekitarmu a.k.a positive thinking
4. Paling penting nih, berserah diri pada Allah SWT atas apa yang akan terjadi, karena daun jatuhpun sudah di atur oleh-Nya, apalagi jodoh kita :D.
Udah nemu pasangan yang tepat? yang kayak apasih? ini loh yang tepat itu yang bisa membuat diri kamu makin dekat ke jalan-Nya, yang makin banyak ingetin kamu kalau dunia ini sementara dan kamu akan punya kehidupan lain setelah di dunia ini yaitu akhirat yang kekal. Si dia yang juga tidak hanya punya rencana di dunia, tapi di akhirat kelak, contohnya percakapan kayak gini nih :
Saya : "Iya...tar kerjaan aku jadi double urusin kamu trus jadi triple pas urus anak juga"
Dia : "Iya...tar kamu dapet surga"
Saya : (kasih senyum aja sambil mewek)
Hehehe...gombal ga sih kayak gitu? ga lah ya...kan ingetin kita sama Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :)
Setelah dirasa memang si dia lah yang akan duduk di singgasana hatimu selamanya (dunia akhirat), rencanakan kapan waktu untuk kalian duduk di pelaminan, kemudian rencanakan juga biaya-biaya yang kemungkinan untuk dikeluarkan, rencanakan dengan matang paling tidak satu tahun sebelumnya, karena pernikahan bukan hanya milik berdua tapi milik 2 keluarga besar, ingat itu kita masih menganut budaya timur yang masih sangat menjunjung tinggi rasa hormat pada orang tua.
Saya pribadi dan si dia, membuka rekening di salah satu bank dan itu atas nama saya, ya sesuai kesepakatan saja ya, dan tetapkan besaran uang yang harus di setor tiap bulannya. Selain gaji bulanan bisa juga tambahkan dari bonus masing-masing, hal ini untuk menjaga kalau nanti ada kebutuhan diluar perkiraan.
Lamaran atau Tunangan.
Keduanya sama saja namanya, pada saat itu sudah ditetapkan tanggal, bulan dan tahunnya. kami Tunangan 6 bulan sebelumnya, tepat di pertengahan tahun. Dari pihak lelaki membawa banyak hantaran berupa makanan dan buah-buahan, juga keluarga inti, keluarga besar lainnya dan orang yang berkepentingan dilingkungan rumahnya (seperti imam masjid, Pak RT Pak RW, eh ada Pak RT RW ga ya lupa deng..hehe), juga cincin tunangan yang disematkan di jari saya, yang memasangkan cincin adalah ibunya.
Dari pihak keluarga saya (perempuan) ada keluarga inti saya, keluarga besar dari Mama (pada dateng telat setelah cincin dipasangkan ke saya...hmmm), Pak RT, Pak RW dan orang yang di tua kan di lingkungan rumah saya.
Acara berlangsung semi formal, saling mengenalkan keluarga masing-masing, kemudian makan siang.
Setelah acara pertunangan, kebetulan minggu depannya memasuki bulan Ramadhan, alhamdulillah....lebaran pun saya, mama, papa dan adik-adik pulang kampung, sambil memberitahukan ke keluarga di kampung bahwa saya akan mengadakan acara pernikahan.
Survey Pengurus Pernikahan
Disini mama udah percaya sama 1 orang perias, beliau juga WO, jadi kami akan pakai semua dari beliau. Mulai dari perias, dekorasi sampai cathering. Saya dan mama datangi kerumahnya yang kebetulan masih satu lingkungan dengan kami, kita ngobrol-ngobrol untuk acara ingin seperti apa, tema, dan yang penting adalah list harga-harganya. Setelah bayar untuk booking tanggal si Ibu supaya beliau mempersiapkan untuk saya. Oh ya, saya dua kali wisuda di rias oleh Ibu ini loh, kita manggilnya Bu Tommy (nama anaknya Tommy...hehehe)
Seserahan.
Seserahan dari pihak calon suami untuk calon istrinya kelak, diartikan sebagai bahwa si lelaki yang akan menjadi suaminya kelak mampu memenuhi kebutuhan istrinya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Seserahan berupa :
1. Bed Cover
2. Kerudung
3. Baju
4. Sepatu
5. Tas
6. Pakaian Dalam
7. Perlengkapan Mandi (handuk, sabun, dll)
8. Satu set make up
Seserahan ini kita cicil tiap bulan biar ga berat nantinya, biar nanti di akhir-akhir fokus ke acara dan undangan.
Fotonya nanti saja kalau sudah jadi..hehee..
Souvenir dan Kotak Seserahan
Cek ricek souvenir dulu yaa, baca-baca di blog-blog calon-calon manten..hehe..kebanyakan rekomendasi ke Alfiandra Souvenir yang alamatnya disini :
Jl. Cipinang Pulo Rt15/11 No. 11, Cipinang Besar, Jakarta Timur13410
Belum difoto ya, nanti menyusul kalau kami sudah fix untuk kembali kesana lagi.
Rasanya mau beli semuaaaa...lucuu-lucuuu...saya kesana sama si yoyong, kalau dari stasiun Jatinegara naik aja angkutan umum M27 turun di Halte Imigrasi terus naik ke jembatan penyebrangan, nah kan ada pangkalan ojek tuh, masuk aja terus kedalem, ada jalan belokan, nemu pertigaan kan, lurus aja lokasinya udah ga jauh kok, samping SD. Atau biar pas tanya-tanya orang juga bisaaa...kayak kita pertama kali kesana...hehe
Yang diatas ini adalah tatakan gelas, harganya Rp 1.000,-/pcs
Taplak meja, harganya lupa..
Sapu tangan Rp 1.200/pcs sudah dengan bungkus mika
Sisir dan cermin menyatu, lupa juga harganyaa...kayaknya sekitar Rp 3.000,-/pcs
Taplak meja juga, yang ini harganya lebih mahal dari yang diatas, pas tanya ke mas nya, barangnya lagi ga stock, jadi ga dikasih tau harganya
Gantungan dompet koin
Tasbih putih gading Rp 1.200,-/pcs udah bungkus mika
Tempat lipstick
Sapu tangan batik Rp 1.000,-/pcs bungkus plastik bukan mika
Pembuka tutup botol magnet wedding karakter
Centong kayu Rp 2.250,-/pcs, udah bungkus kain tile dan cetak nama, tgl wedding juga
Dompet koin resleting silver, ada gold juga
Bros kerang, untuk bros macam-macam harganya ada yang Rp 1.000,-/pcs ada juga yang Rp 700,-/pcs udah bungkus mika juga yaa
Untuk tasbih, kita bisa juga milih warna yang di mix/campur, untuk bungkus mika seperti ini harganya lebih mahal daripada yang bungkus plastik biasa yang harganya Rp 1.000,-/pcs
Disini banyak kok yang murah-murah dan yang eksklusif juga banyaaakk. Tapi saya sudah putuskan untuk beli yang murah dan berguna untuk dipakai orang-orang. Foto-foto diatas itu untuk harga yang kisaran Rp 1.000 s/d Rp 2.250 /pcs nya, kecuali taplak meja ya lebih dari Rp 3.000,-/pcs.
Untuk yang suka gelas-gelas banyak juga kok disini dan pastinya harganya lebih murah.
Kotak seserahan disini juga banyak macamnya dan yang jelas murah. Saya sih naksirnya yang dari anyaman bambu, kayaknya kuat aja gitu, kali aja kan bisa dipake lagi nanti buat adek-adek...hohoo..turunan yaaa.
Kotak seserahan anyaman Rp 100.000,-/4pcs
Kotak seserahan kain Rp 75.000,-/4pcs
Untuk kotak seserahan bed cover Rp 100.000,-/pcs nya, karena besaaaarr sekali. Masih banyak lagi ini kotaknya ada di tangga depan, ada di belakang juga, cuma yaa..nanti yaa kita kesana lagi.
Barang-barang disini banyak kok yang ready stock, kalau kita pesen juga bisa yang sesuai keinginan, misalnya kalau mau di design ukiran nama dan tanggal pernikahan.
Harga-harga disana masih bisa ditawar kok, disarankan ke pelayan yang cowok deh, kayaknya lebih lunak (kayak tulang presto), maksudnya, lebih enak untuk diajak tawar menawar, atau kalau bisa langsung ke Pak Hajinya deh, belom coba sih tar deh kalo kesana lagi pas udah fix jumlah undangannya..hohohoo...
Kartu Undangan
Banyak browsing, baca blog capeng itu kuncinyaa...setelah beberapa rekomendasi juga dari seorang teman yang belum lama menikah di bulan Syawal, di Pasar Tebet lah tempatnya. Belum kesana sih sekarang, nanti yaa, kalau si yoyong udah selesai urus surat-suratnya dan udah ada list nama-nama undangannya, kita cauw ke sana.
Lagu-lagu
Nah ini niihhh...secara saya ga begitu suka untuk ada musik dangdut, kayaknya hingar bingar aja gitu, kebetulan Insya Allah acara kita di Masjid, jadinya mau lagu-lagu yang soft aja, ga pake live music yaa, pake CD atau Flash Disk..hohoo...so, saya udah jauh-jauh hari pilih lagu-lagu yang akan diputar nanti, selain musik-musik islami dan adat sunda nantinya.
Sepertinya itu dulu yaa, berarti PRnya masih banyak, kayak seserahan yang masih kurang 1 1/2 item, hohohoo, trus surat-surat nikah, list undangan,WO, trus mau pake henna juga nantinya, see u on part 2.
Wassalammu'alaikum....

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar